Thursday

Tips sukses memilih presiden

Jika kita katakana bahwa pada saat ini pemimpin kita yang duduk di luar sana adalah orang-orang yang yang diragukan karena terbukti banyaknya kasus korupsi yang justru melibatkan orang-orang ternama yang seharusnya membawa aspirasi masyarakat kecil. Tetapi walau bagaimanapun kita hidup di tanah pertiwi, maju mundurnya kembang kempisnya adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu mau tidak mau baik secara tulus maupun terpakasa kita harus memilihnya. Orang yang jahat memang banyak tetapi mungkinkah ada orang yang tidak jahat, jawabannya pasti ada. Oleh sebab itu ini adalah sekedar tips yang dapat mengingatkan kepada kita tips tentang memilih calon pemimpin alternative untuk kita semua semoga bermanfaat Tips ini tidak selaamnya benar, tetapi sekedar sebagai pertimbangan tidak ada salahnya kan? Diantara tipsnya adalah ; 
1. pilihlah presiden yang latar belakangnya mempunyai jiwa kepemimpinan yang amanah, jujur dan penuh kepedulian dengan cara membaca jejak sejarah dan karirnya yang pernah dilakukan dalam membangun bangsa ini. 
2. jangan memilih presiden busuk yan gmengedepankan money politik, sebagai sarana untuk memuluskan tujuannya. 
3. jangan memilih presdiden yang notabenenyaa orang-orang yang pernah membuat gerakan yang dapat membahayakan stabilitas keamanan dan stailitas ekonomi di masa lalunya 
4. Pilihlah dari golongan mana saja jangan mengedepankan SARA, karena tidak selamanya orang yang seagama atau satu ras dengan kita adalah orang-orang yang benar-benar baik. 
5. pilihlah capres yang benar-benar mengerti tentang ilmu kenegaraan meski mereka tidak lulusan dari pendidikan yang konsen kepada mereka. 
6. Jangan acuh dalam mendengarkan visi dan misi yang pernah digaungkan oleh para capres..dan tentunya mempertimbangkan tingkat kemungkinan dari semua yang di dengungkan itu. 
7. karena capres adalah manusia, maka nilai-lah dari segi kebaikannya dengan mempertimabangkan pula nilai buruknya. 
8. Oiya jangan lupa anda untuk mempergunakan hak pilihnya. Ok PERHATIAN: Di dalam hadits nabi pernah dikatakan bahwa: tatailah pemimpinmnu meskipun pemimpinmu itu adalah bagaikan jasad manusia dan berwatak setan…meskipun mereka itu adalah memaksa kamu dan merampas harta bendamu. Tentunya pemaksakan dan ketaatannya kepada pemimpin itu tidak membahayakn aqidah kita.